Fakta Sosok Hadi Pranoto, Bukan Lulusan IPB dan Anggota IDI, Pernah Viral karena Undang Rhoma Irama

Post a Comment
Instagram/duniamanji (Hadi Pranoto dan Anji

PANTAUSATU.ID - Nama Hadi Pranoto mendadak jadi sorotan setelah muncul dalam video YouTube milik musisi Anji.

Dalam video yang kini telah dihapus pihak YouTube, Hadi Pranoto sesumbar memperkenalkan diri sebagai profesor, pakar mikrobiologi, sekaligus Ketua Tim Riset Formula Antibodi Covid-19.

Hadi Pranoto juga mengklaim telah menemukan antibodi Covid-19 dan sudah terbukti bisa menyembuhkan.

Setelah video ini tersebar di lintas platform media sosial, sejumlah pernyataan Hadi Pranoto menjadi bahan perbincangan.

Satu di antaranya saat Hadi Pranoto menyebut Indonesia sebagai negara agraris karena memiliki musim hujan dan kemarau.

Padahal seharusnya Indonesia adalah negara tropis bila dilihat dari musimnya.

Tak cukup sampai di situ, banyak kalangan yang mempertanyakan klaim Hadi Pranoto soal penemuan obat Covid-19, termasuk sosoknya.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Hadi Pranoto?

Berikut sejumlah fakta terkait sosok Hadi Pranoto sebagaimana dikutip dari berbagai sumber:

1. Mengaku lulusan IPB, tapi ternyata bukan

Anak asuh tertua Abah Surya Atmaja, Hadi Pranoto dalam jumpa pers di Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis (1/7/2020). (TribunnewsBogor)

Dikutip dari Kompas.com, Hadi Pranoto mengaku memiliki gelar doktor setelah menempuh pendidikan S3 di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Bahkan saat dikonfirmasi mengenai latar belakang pendidikan S-3 dari IPB, Hadi Pranoto membenarkannya.

"Iya," kata dia saat dikonfirmasi WhatsApp, Senin (3/8/2020).

Namun, Kepala Biro Komunikasi IPB University, Yatri Indah Kusumastuti melalui rilisnya membantah, Hadi Pranoto adalah lulusan S3 IPB.

Memang ada sosok bernama Hadi Pranoto dalam daftar alumnus IPB, tapi sosok itu bukanlah sosok Hadi Pranoto yang tampil bersama Anji.

Saat ini, Hadi Pranoto yang merupakan lulusan IPB mengajar sebagai dosen Universitas Mulawarman.

"Menurut penelusuran di internal institusi kami, sosok Hadi Pranoto yang dimaksud adalah orang yang berbeda dengan Hadi Pranoto yang merupakan alumnus IPB (saat ini dosen Universitas Mulawarman)."

"Nama sama, tetapi beda orang," tulis Yatri dalam rilis, Senin (3/8/2020).

2. Bukan anggota IDI

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ikut membantah, Hadi Pranoto sebagai salah satu anggotanya.

Menurut Wakil Ketua IDI, Slamet Budiarto, tidak ada nama Hadi Pranoto dalam data base anggota IDI.

"Bukan, bukan dokter. Sudah dicek (ke database IDI), enggak ada. Penelusuran sebagai anggota IDI, enggak ada dia," ujar Slamet saat dihubungi Kompas.com, Senin (3/8/2020).

Slamet bahkan ikut mempertanyakan gelar profesor yang diklaim dimiliki Hadi Pranoto.

"Dia itu (gelar) profesornya dari mana? Pakar mikrobiologinya dari mana? Setelah dicek, dia sebagai apa, kita enggak tahu," ujar Slamet.

Saat dikonfirmasikan, Hadi Pranoto mengakui dirinya bukan anggota IDI dan membenarkan tidak ada namanya apalagi timnya di dalam database IDI.

"Karena saya bukan dokter tapi saya adalah kelompok kecil dari masyarakat yang punya kegiatan melakukan riset."

"Kami bukan orang yang masuk dalam organisasi IDI, jadi kita tidak ada hubungannya dengan IDI."

"Kalau menanyakan perihal database nama saya ya betul memang enggak ada," kata Hadi, dikutip dari Kompas.com.

3. Minta jangan dicemooh

Masih dari Kompas.com, Hadi Pranoto meminta Gugus Tugas Covid-19 dan lembaga terkait seperti Kemenkes, BPOM, IDI untuk tidak mencemooh dan beropini negatif terkait temuannya.

Sebab, kata dia, masyarakat akan dibuat bingung sehingga tidak memberi solusi pencegahan penyebaran Covid-19.

"Saya memohon sekali kepada IDI dan lembaga terkait untuk mengakomodir apa yang sudah kita temukan ini."

"Jangan mencemooh kemudian jangan beropini yang enggak-enggak, sehingga membuat publik pun akan menjadi bingung," kata Hadi.

Hadi menilai seharusnya apa yang disampaikan di YouTube Anji tersebut, bisa dilihat dari sisi positifnya.

Ia mengklaim penemuan antibodi Covid-19 itu adalah bentuk inisiatifnya lewat riset bersama 10 relawan di laboratorium di luar negeri.

Timnya berniat mengembangkan ramuan herbal itu untuk berkontribusi ke pemerintah dalam mengurangi penularan Covid-19.

"Setelah lihat video seharusnya insiatif, oo itu ada yang baik jadi perlu dipanggil untuk lakukan uji klinis bukan malah dicaci maki."

"Kita itu anak bangsa ingin memberikan sesuatu karya kepada bangsa ini, jadi jangan disudutkan, dihantam kanan kiri."

"Kalau semua riset anak bangsa diperlakukan seperti ini, tentu tidak akan bisa bangkit di dunia keilmuan," ungkapnya.

4. Pernah viral saat undang Rhoma Irama

Jauh sebelum heboh klaim soal temuan obat Covid-19, sosok Hadi Pranoto rupanya pernah muncul di pemberitaan.

Tepatnya saat keluarga Abah Surya Atmaja mengundang Raja Dangdut, Rhoma Irama dalam gelaran hajatan khitanan di tengah pandemi Covid-19 di Bogor.

Acara tersebut digelar di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/6/2020).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ikut menyoroti acara hajatan khitanan itu karena dinilai mengabaikan protokol kesehatan.

Setelah dinilai acara itu bertolak belakang dengan prinsip protokol kesehatan, Hadi Pranoto akhirnya mewakili keluarga Abah Surya Atmaja meminta maaf.

"Kami di keluarga sebagai anak yang paling tua, ingin menyampaikan kepada teman-teman media dan masyarakat Indonesia dan masyarakat Bogor khususnya, ingin menyampaikan minta maaf atas pelaksanaan ini jika sesuatu hal kurang berkenan di hati saudara-saudaraku sekalian di wilayah Bogor dan tidak menenangkan di wilayah pusat," ujar Hadi Pranoto.

5. Anak asuh Abah Surya Atmaja

Hadi Pranoto mengaku, ia adalah anak asuh Abah Surya Atmaja, keluarga pengundang Rhoma Irama.

Namun ia tinggal di Jakarta, sedangkan Abah Surya tinggal di Bogor.

"Tapi seminggu sekali saya datang ke sana untuk itu."

"Saya kebetulan memang anak asuhnya saja," imbuh Hadi. (ps)


Sumber: tribunnews
Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment