Corona Jakarta Melonjak 1.114 Kasus sejak Long Weekend

Post a Comment
Ilustrasi PSBB


PANTAUSATU.ID
- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan kasus positif virus corona (Covid-19) di wilayah DKI Jakarta bertambah bertambah 1.114 kasus. Dengan demikian, kasus positif di Jakarta menjadi 39.037 kasus.

"Hari ini, pada Minggu (30/8), jumlah kasus positif mencapai angka 1.114. Dari jumlah tersebut, 385 kasus adalah akumulasi data 7 hari sebelumnya yang baru dilaporkan, yang mana sebagian besar terpapar COVID-19 saat libur panjang akhir pekan (long weekend)," kata Dwi dalam keterangan resminya, Minggu (30/8).

Lebih lanjut, Dwi menyatakan data dari Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 70 persen kasus positif pada hari ini adalah kasus yang diambil spesimen pada tanggal 24 dan 25 Agustus 2020. 

Apabila dihitung mundur, masa inkubasi virus corona tersering adalah 6 hari. Lalu pasien mengakses pemeriksaan PCR 1-2 hari kemudian, maka periode penularan tertinggi terjadi pada 16-17 Agustus 2020.

"Angka pengambilan spesimen pada 27 Agustus juga cukup tinggi, perlu dipertimbangkan efek long weekend 2 minggu berturut-turut. Perlu adanya kewaspadaan dan usah bersama, baik oleh Pemerintah maupun masyarakat, dalam melihat tren kenaikan kasus ini," kata dia.

Selain itu, Dwi menyampaikan penambahan kasus hari ini disumbang sebesar 57 persen di antaranya atau sebanyak 630 kasus baru adalah hasil tracing Puskesmas. Puskesmas tersebut, kata dia, telah melakukan pemeriksaan terhadap kontak erat pasien positif.

Ia merinci rasio tracing  di DKI Jakarta saat ini adalah di angka 6. Artinya, dari 1 kasus positif, rata-rata 6 orang kontak erat akan diperiksa/dites PCR. Sedangkan, dari active case finding yang dilakukan Puskesmas ditemukan 6 kasus baru. 

"Sementara, dari passive case finding di RS dan klinik ditemukan sebanyak 478 kasus baru," kata Dwi.

Kendati angka positif harian mengalami tren kenaikan, namun tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) di Jakarta menurun. Ia merinci angka CFR di DKI Jakarta adalah 3 persen hingga 30 Agustus 2020.

Jumlah kasus aktif yang sempat mengalami kenaikan pada bulan Juli dan awal Agustus, mulai menunjukkan pelandaian kembali dan penurunan, yakni hingga 30 Agustus 2020 sebanyak 7.960 orang. 

"Hal tersebut diikuti dengan tingkat kesembuhan (Recovery Rate) yang terus meningkat, sebesar 76,7 persen," kata Dwi.

Diketahui, kasus kumulatif positif virus corona di Indonesia bertambah 2.858 pada Minggu (30/8) ini. Dengan demikian, total sejauh ini telah ada 172.053 orang yang positif terinfeksi corona di Indonesia. (din)


Sumber: cnnindonesia

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment