Muhammadiyah: Jadikan Qurban Sebagai Roda Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Ilustrasi hewan qurban

Pantausatu.id - Muhammadiyah memaknai kurban pada Idul Adha 1441 Hijriah di tengah pandemi Covid-19 kali ini bukan sekadar ritual ibadah semata. Melainkan dimaknai jauh lebih dalam sebagai pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi.

Anggota Badan Pengurus LazisMu Bidang Penghimpunan dan Kerjasama, Rizaldi Kurniawan mengatakan, hari raya kurban kali ini harus dimaknai jauh lebih mendalam. 

Di luar makna sebatas ritual ibadah dan menyembelih hewan kurban. pihaknya mendorong kepada ritual berkemajuan dengan menjadikan kurban sebagai roda ekonomi dan ketahanan pangan.

Beberapa program dicanangkan untuk mendukung ekonomi masyarakat seperti pemberdayaan peternak.

“Kami menganggap bahwa dimensi ibadah kurban bukan hanya ibadah ritual pada hari H pemotongan. Tapi juga ada potensi dimensi ekonomi yang menyangkut pada pemberdayaan peternak,” ujarnya, dikutip dari laman Suara Muhammadiyah.

Sementara, Koordinator Kurban LazisMu Nasional, Zainul Muslimin menyebut Muhammadiyah telah empat tahun menjalankan kurban dengan bekerja sama untuk memberdayakan peternak. 

Dalam menghasilkan bibit-bibit hewan kurban yang kemudian akan diolah menjadi produk makanan kemasan siap saji dalam bentuk rendang dan kornet.

Tak hanya pada momen Idul Adha saja, apalagi di masa pandemi ini tentu makanan siap saji akan sangat memudahkan masyakarat yang sedang terhimpit masalah ekonomi.

“Tahun pertama kita punya pengalaman memproses hewan kurban setengah miliar dan tahun kedua melonjak 1,8 miliar dan tahun ketiga 2,2 miliar. Di tahun itu kita targetkan nilai uang yang dititipkan LazisMu untuk program-program ini sebesar 7,5 miliar,” kata Zainul.

Program pemberdayaan peternak kata Zainul, juga melibatkan banyak pihak. Sehingga roda ekonomi terdorong dari berbagai bidang pekerja. 

Pihaknya juga akan bekerja sama dengan pemerintah serta mengandalkan kanal digital untuk mendukung program ini. (okezone/ps)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel