Koar-koar Kebangkitan Neo-PKI dari Tempat Persembunyiannya, Rizieq Dicibir Warganet

Rizieq Shihab (foto: antara) 

Pantausatu.id - Rizieq Shihab mengatakan bahwa ada kebangkitan Neo-PKI di Indonesia, hal ini bisa dilihat melalui penyusupan di RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) serta banyaknya kader-kader berpaham komunis di lembaga negara. Rizieq sangat yakin bahwa RUU HIP telah kemasukan ideologi PKI.


Hal tersebut diungkap Rizieq dalam diskusi virtual bertema “Umat Islam Indonesia Menggugat RUU Haluan Ideologi Pancasila” yang disiarkan secara langsung oleh saluran YouTube milik FPI, Front TV, pada Senin malam, 8 Juni 2020.

Rizieq juga menuding bahwa Presiden Jokowi dan PDIP mempunyai andil besar dalam kebangkitan Neo-PKI. Karena itu, menurut Rizieq, Jokowi harus dimakzulkan dan PDIP harus dibubarkan.

“Bahwa jalan yang paling tepat untuk menghentikan kebangkitan PKI adalah makzulkan Jokowi dan bubarkan PDIP,” kata Rizieq yang hingga saat ini masih berada di Mekah, Saudi Arabia

Pernyataan Rizieq tentang kebangkitan Neo-PKI mendapat hujatan dan cibiran dari warganet.

“Habieb banyak halu…..haruanya makin tua makin sadar diri,nafsu nya saja yang di besar-besarkan, kan bisa alih profesi jual kurma kek apa ternak onta disana, eh masih saja umbar kebencian dan jual hasutan..mbleghedessss”, ujar akun @Dianadjiemunaji

Akun @doby_prast menambahkan bahwa jualan PKI sudah tidak laku kecuali buat gerombolan dan pendukung Rizieq.

“Jualan isu pki sudah tak laku, isu jualan PKI hanya laku buat gerombolanmu saja, pulanglah beib firza sudah kangen berat”, imbuhnya

“Ini namanya maling teriak maling, berpura pura meneriakan “awas PKI mau maling NKRI” padahal mereka juga sama mau maling NKRI dengan mendirikan khilafah, dasar licik”, ujar akun @erroyh

“#WaspadaLaskarPengacauNegara. Semoga dia disana deket sama prakter dokter. Jadi halusinasinya bisa segera diatasi dengan obat penenang sepertinya stadiumnya meningkat”,ujar salah satu warganet.

“Saat anda menghina orang lain PKI itu akan terjadi pada diri anda sendiri. Anda seorang Habib tapi tak pantas untuk dicontoh,seharusnya wawasan anda tentang islam sangat luas dan anda tau menghina orang lain adalah dosa,dan cukup jelas memang anda tak layak untuk di hormati”, tambah warganet yang lain. (suaraislam) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel