Amir Jamaah Islamiah Diburu Polisi

Ilustrasi ( Foto: Istimewa )

Pantausatu.id — Jamaah Islamiah (JI) muncul kembali dalam peta teror Indonesia. Beberapa orang kaki tangan kelompok ini telah dibekuk oleh Densus 88 di sejumlah tempat akhir-akhir ini.


Yang terakhir adalah penangkapan M yang dibekuk pada Kamis (4/6/2020) di Desa Purat, Sedong, Kabupaten Cirebon. Ia yang punya peran sebagai pengkader serta membai’at untuk menjadi anggota JI.

Lalu siapa amir atau pemimpin JI saat ini?

Seseorang yang mengetahui kasus ini mengatakan amir JI masih dicari. Sebab kelompok ini—sejak awal—selalu bergerak rahasia dan sel terputus. Namun kelompok ini selalu punya amir.

“Dugaan kita saat ini JI dipimpin amir darurat semacam Mbah dulu. Amir JI harus lulusan akademi militer Afghanistan atau Moro, Filipina,” katanya pada Beritasatu.com Rabu (10/6/2020).

Mbah adalah Zarkasih alias Abu Irsyad. Dia menggantikan Abu Rusdan yang saat itu ditangkap polisi. Mbah ditangkap di Yogya pada 2007 dan divonis 15 tahun penjara dan majelis hakim saat itu menyatakan JI sebagai "korporasi yang terlarang".

Seperti diberitakan kelompok JI mulai terendus bangkit saat Abdullah membeli senjata api dari oknum aparat dan berupaya hendak memgirim ke Jawa Barat melalui ekspedisi di Jalan Kunti, Sidotopo, Surabaya April lalu.

JI adalah kelompok teror yang diperkuat eks jihadis lulusan akademi paramiliter di Afghanistan. Mereka bertanggung jawab dalam aksi bom Bali 2002 dan bom kembar Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton di Jakarta pada 2019.

Sejak itu gerakan kelompok ini relatif senyap namun ternyata kelompok ini tidak pernah mati, termasuk munculnya Neo JI, dan selalu beradaptasi dengan zaman dengan tujuan akhir membangun khilafah.

Neo JI yang dimaksud adalah kelompok lanjutan dari JI yang saat itu dipimpin oleh Para Wijayanto. Para yang buron sejak 2003 itu akhirnya ditangkap Densus pada 2019 di Bekasi.

Saat itu terungkap mereka punya kemampuan finansial mumpuni. Strategi mereka antara lain membuat tamkin atau penguasaan wilayah di beberapa wilayah yang diperkuat karena dia sudah membentuk organisasi yang lebih modern. Kini kelompok ini muncul lagi. (beritasatu) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel