Amien Rais Kritisi Pemerintahanan Jokowi: Harus Tetap Survive dan Maju di Segala Bidang

Post a comment
Tokoh Reformasi Amien Rais

Pantausatu.id – Tokoh Reformasi Amien Rais performanya terus konsisten mengkritisi pemerintahan Jokowi sejak 5 tahun yang lalu.


Seperti baru-baru ini dimana mantan Ketua MPR RI tetap kritis dalam sebuah acara diskusi daring yang diselenggarakan oleh Forum Alumni Perguruan Tinggi Indonesia bertajuk “Solusi Penyelematan Bangsa Demi Mencapai Indonesia Adil dan Makmur”, Jumat (12/6).

“Bahwa Pak Jokowi, ini kita kritik bertanggung jawab, tidak ada hate speech, gak ada ya, memang setelah 5 tahun memegang kekuasaan itu ada terjadi kedaulatan kita itu semakin keropos,” ujar Amien Rais.

“Jadi bagaimana mungkin ada sebuah negara Indonesia yang kita cintai ini ya, itu telah didikte, ya politiknya, ya ekonominya, mungkin ya intelijen-nya, dan lain-lainnya oleh negara yang besar itu,” imbuhnya.

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan bahwa dirinya pernah menulis saat era reformasi tentang rekonstruksi moral.

Diungkapkannya, bagaimana kekuatan negara-negara Blok Barat yang kala itu bahkan hingga saat ini kerap melakukan sikap ekploitatif, seolah tidak berbeda dengan negara yang tengah mengincar Indonesia saat ini. Baik secara politik, ekonomi, bahkan sosial dan budaya.

“Dia punya keunggulan teknologi dia punya networking dengan berbagai bidang ekonomi. Mereka itu untuk mencari ruang hidup yang baru. Dan jangan lupa Indonesia itu negara yang paling menggiurkan, paling menarik untuk dijadikan sasaran ekspansi itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amien menyatakan, sekuat apapun penguasa jika tidak mengedepankan kepentingan rakyat maka akan terjadi sesuatu hal yang membuat rakyatnya berkehendak dengan sendirinya. Hal ini, ditekan Amien, tidak bisa dilepaskan dengan aspek keadilan yang dirasakan masyarakat.

Kata dia, tidak sedikit negara besar dengan kekuatan adidaya bisa runtuh dalam sekejap, sebagaimana menimpa Uni Soviet dan Yugoslavia yang jelas-jelas memiliki perangkat kenegaraan yang lengkap.

“Mungkin saya di beberapa kesempatan pernah mengatakan negara yang besar saja itu bisa runtuh dan hilang dari peredaran bagaimana dengan negara kita yang jauh lebih lemah dibandingkan misalnya Uni Soviet, Yugoslavia itu negara Eropa Timur yang paling kuat saat itu berkibar-kibar sebagai dunia ketiga yang paling unggul, tapi sekarang gimana ya nggak ada,” urainya.

Karena itu, asas keadilan dan moralitas sangat diperlukan dan harus dikedepankan oleh semua pihak termasuk pemerintah. 

Hal ini antara lain agar pemerintah Indonesia di bawah nahkoda Jokowi tidak kehilangan arah dan tetap bisa survive serta maju di segala bidang.

“Jadi tidak ada ethics, morality, tidak ada katakan lah akhlak, karena menjadi patokan untuk kita merujuk segenap langkah-langkah bangsa kita itu sehingga, maaf, seperti tidak punya arah,” demikian Amien Rais. (rm/ps) 
Reactions:
Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Related Posts

Post a comment