Maia Estianty kepada Roy Suryo: Jangan Jadi Tukang Fitnah


Pantausatu.id - Musisi Maia Estianty terpancing emosinya setelah mendapat komentar nyinyir dari pakar telematika Roy Suryo.


Ia lantas membalas cuitan mantan Menteri Olahraga itu lantaran tidak senang disinggung soal seseorang yang ada di 'belakangnya'.

"Sumpah, ini geli aku bacanya. Mudah-mudahan jangan jadi tukang fitnah ya," tulis Maia Estianty di akun Twitter pribadinya, Jumat (10/4).

Istri pengusaha jam tangan mewah, Irwan Mussry itu pun meminta agar aksi sosial yang dilakukan Red Heart tidak dipolitisi.

"Mas, saya jg kasihan dengan manusia yg super sok tau dengan bilang di belakang saya siapa... (tembok gitu? ) Sumpah, ini geli aku bacanya... mudah2an jangan jadi tukang fitnah ya... Semoga Allah membersihkan hati anda Aksi sosial jgs diplintir dengan politik kenegaraan," tulis Maia di akun Twitternya.

"Semoga Allah membersihkan hati Anda. Red heart aksi sosial jangan dipelintir dengan politik kenegaraan," lanjut Maia Estianty.

Sebelumnya, Maia mengunggah tulisan tentang penyebaran virus corona atau COVID-19. Dalam cuitannya, ia menyentil pihak yang nyinyir kepada pemerintah terkait mengantisipasi penyebaran virus corona.

"Apakah ada yang bisa menjamin kalau virus corona nggak bakal masuk Indonesia? Dengan segala cara apapun dihadang. Kalau Tuhan menghendaki, maka terjadilah virus corona nyusup ke Indonesia lewat cara apapun. (waktu & tempat saya persilahkan)," tulis Maia Estianty, Kamis (9/4).

Tulisan pelantun Ingat Kamu itu ternyata ikut dikomentari Roy Suryo. Ia menuliskan prihatin dengan pendapat Maia Estianty.

"Tweeps, terus terang baca twit ini saya justru kasihan kepada yang bersangkutan, karena memang bukan bidangnya. Sudahlah tidak usah dibully, karena kita semua tahu 'siapa' di belakangnya dan 'mengapa' yang bersangkutan jadi begitu. Kita doakan saja Yang bersangkutan kembali fokus ke bidangnya semula agar tetap menjadi Diva +62," ujar Roy Suryo sambil mengunggah foto Maia Estianty dan suami. (mg7/jpnn)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel