Demi 3 Bulan Listrik Gratis, Sri Mulyani Kucurkan Rp 3,5 T!


Pantausatu.id - Pemerintah menganggarkan tambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan virus corona (Covid-19), salah satunya untuk diskon tarif listrik. 


Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan anggaran untuk diskon tarif listrik bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA  sebesar Rp 3,5 triliun.

Ia menjelaskan pembebasan listrik kepada 24 juta pelanggan RT 450 VA dengan rata-rata tagihan Rp 40.000/bulan/pelanggan.

Bantuan pengurangan tagihan listrik Rp 30.000 (diskon 50%) kepada 7 juta pelanggan 900 VA.

Anggaran ini akan dialokasikan selama 3 bulan ke depan dan diterapkan oleh PT PLN (Persero).

Ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo. Ia mengatakan bakal memberikan keringanan bagi dua jenis pelanggan listrik. Yakni pelanggan 450 VA yang masuk dalam kategori tidak mampu, kemudian adalah pelanggan listrik 900 VA.

Keringanan listrik untuk 450 VA, di mana terdapat 24 juta pelanggan yang akan nikmati keringanan tarif ini.

"Ini akan gratis selama 3 bulan ke depan. Mulai dari April, Mei, Juni 2020," ujar Jokowi di Istana Bogor, Selasa (31/3/2020).

Kemudian, keringanan juga akan diberikan kepada pelanggan listrik 900 VA yang jumlahnya 7 juta pelanggan. Keringanan berupa potongan tarif listrik.

"Diskon 50% , artinya hanya bayar separuh untuk April, Mei, dan Juni," imbuhnya.

Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana mengatakan diskon listrik ini menjadi bagian dari program perlindungan sosial yang dituangkan dalam Perpu khusus. Di mana dananya untuk program ini sekitar Rp 110 triliun.

"Termasuk alokasi dana untuk pemberiaan keringanan tagihan listrik tersebut. Perkiraan kami untuk 3 bulan tersebut diperlukan dana sekitar Rp 3 triliun atau kira-kira-kira Rp 1 triliun per bulan. Betul, keduanya adalah golongan pelanggan bersubsidi," ungkap Rida. (cnbcindonesia)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel