Corona Ancam Ibadah Haji, Ini Pernyataan Terbaru Arab Saudi


Pantausatu.id - Penyelenggaraan ibadah haji di 2020 masih sumir karena wabah corona (COVID-19). 


Namun kini pemerintah Arab Saudi mendesak umat Islam di seluruh dunia "menunda sementara" persiapan ibadah akibat virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu.

Hal ini secara tersirat dikatakan Menteri Haji Saudi dalam wawancaranya kepada televisi Al-Ekhbariya, sebagaimana ditulis AFP. Sebelumnya, Saudi telah menyetop perjalanan ibadah umrah dan sholat jamaah di semua masjid di negeri itu.

"Arab Saudi sepenuhnya siap untuk melayani peziarah," kata Menteri Haji Saudi Mohammad Benten.

"Tetapi dalam keadaan saat ini, ketika kita berbicara tentang pandemi global ... kerajaan lebih tertarik untuk melindungi kesehatan umat Islam dan warga negara."

"Karena itu kami telah meminta saudara lelaki kami Muslim di semua negara untuk menunggu terlebih dahulu melakukannya (haji), sampai situasinya jelas."

Meski demikian, pemerintah Saudi belum mengambil tindakan resmi. Haji sendiri akan dilakukan akhir Juli nanti.

Di 2019, haji menarik 2,5 juta Muslim datang ke negeri itu. Ini adalah pendapatan utama kerjaan selain bisnis minyak yang kini tengah surut di tengah rendahnya harga.

Berdasarkan Worldometer, saat ini Saudi mencatat ada 1.563 kasus positif corona.

Pasien meninggal secara akumulatif sebanyak 10 orang dan pasien sembuh 165 orang. (cnbcindonesia)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel